Jumat, 09 Januari 2026 - 10:10 WIB
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima laporan kejadian banjir dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Kabupaten Mamuju Tengah akibat dampak cuaca ekstrem yang terjadi pada periode 7-8 Januari 2026.

Artikel.news, Mamuju — Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima laporan kejadian banjir dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Kabupaten Mamuju Tengah akibat dampak cuaca ekstrem yang terjadi pada periode 7-8 Januari 2026.
Laporan ini diterima pada Kamis (8/1/2026). Berdasarkan laporan tersebut, banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju Tengah, antara lain Dusun Palopo, Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong; Dusun Sampoang, Desa Lara; Dusun Mora Tengah, Desa Karossa, Kecamatan Karossa; serta Desa Salo Adak dan Desa Mahahe, Kecamatan Tobadak.
Akibat kejadian tersebut, beberapa rumah warga terdampak genangan air. Selain itu, fasilitas umum seperti PAUD serta akses jalan desa turut terendam, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Mamuju Tengah masih berada di lapangan untuk melakukan asesmen di sejumlah titik terdampak guna memastikan kondisi terkini, kebutuhan mendesak masyarakat, serta langkah penanganan lanjutan.
Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa BPBD Sulbar terus melakukan koordinasi dan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan situasi di daerah terdampak.
“BPBD Sulbar, sesuai arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menginstruksikan agar penanganan dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama," tegas Yasir Fattah.
Ia menambahkan, BPBD Subar akan terus melakukan koordinasi ke BPBD Mamuju Tengah dalam proses penanganan dan pendataan dampak banjir.(Rls)
| Laporan | : | Faisal |
| Editor | : | Ruslan Amrullah |