Ahad, 31 Agustus 2025 - 11:43 WIB
Kondisi gedung DPRD Kota Makassar seusai peristiwa pembakaran oleh massa pada Jumat (29/8/2025) malam.(Istimewa)
Artikel.news, Makassar - Meski tengah berduka setelah terjadinya peristiwa pembakaran pada Jumat (29/8/2025 malam, Sekretariat DPRD Kota Makassar tetap berkomitmen akan bekerja secara profesional demi memastikan pelayanan publik tetap berjalan.
Pernyataan ini disampaikan melalui siaran pers pada Ahad (31/8/2025).
Dengan penuh rasa duka dan keprihatinan, Sekretariat DPRD Kota Makassar menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terdampak atas peristiwa tragis yang terjadi pada tanggal 29 Agustus 2025 di lingkungan kantor Sekretariat DPRD.
"Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam insiden ini. Doa kami panjatkan untuk keluarga korban agar diberikan ketabahan, serta untuk para korban luka agar segera memperoleh kesembuhan. Kejadian ini adalah duka bersama, bukan hanya bagi lembaga kami, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kota Makassar," ucap Plt Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, pada siaran pers terebut.
Andi Rahmat mengemukakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan dan belum dapat memastikan besaran kerugian material akibat peristiwa tersebut. Beberapa fasilitas kantor mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat difungsikan. Ia pun memastikan proses inventarisasi akan dilakukan secara transparan, dan hasilnya akan disampaikan kepada publik setelah proses verifikasi selesai.
Sebagai langkah darurat, sekretariat DPRD tengah berkoordinasi dengan pimpinan DPRD dan pemerintah daerah untuk memastikan kelanjutan tugas kelembagaan. Alternatif sementara, termasuk pemindahan lokasi kerja dan penyesuaian agenda kedewanan, sedang dibahas agar fungsi DPRD tetap dapat berjalan, khususnya dalam memberikan dukungan terhadap kegiatan legislatif dan pelayanan publik.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, menjaga ketertiban, dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana. Sekretariat DPRD berkomitmen untuk tetap bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memastikan pelayanan publik tidak terhenti meskipun menghadapi tantangan besar," ujar Rahmat.
"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga ruang demokrasi dengan cara-cara yang damai dan bermartabat. Kami berharap doa, dukungan, dan kerja sama seluruh pihak agar Sekretariat DPRD Kota Makassar dapat segera pulih dan kembali melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan rakyat," harapnya.
Laporan | : | Aan |
Editor | : | Ruslan Amrullah |