Rabu, 07 Januari 2026 - 20:05 WIB
UPTD SMPN 10 Kota Parepare aktif dengan berbagai kegiatan menyambut awal 2026. Di antaranya Pagi Ceria pada hari pertama masuk sekolah pasca libur tahun baru, Senin (5/1/2026).

Artikel.news, Parepare -- UPTD SMPN 10 Kota Parepare aktif dengan berbagai kegiatan menyambut awal 2026. Di antaranya Pagi Ceria pada hari pertama masuk sekolah pasca libur tahun baru, Senin (5/1/2026).
Kegiatan Pagi Ceria berdasarkan Surat Edaran Kemdikdasmen Nomor 2/2026 adalah Aktivitas 5S, Senam SAIH, Upacara Bendera, Menyanyi bersama "Hari Baru", Berdoa Bersama, dan penyerahan 100 pohon cabai secara simbolis kepada Pengurus OSIS SMPN 1 0. Pohon cabai ini berasal dari Dinas Ketahanan Pangan Parepare
Kepala SMPN 10 Parepare Jalaluddin SPd yang memimpin upacara bendera mengatakan, kegiatan ini untuk menanamkan karakter positif seperti nasionalisme, disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama, sambil mempererat kebersamaan.
"Juga untuk memupuk cinta tanah air, serta mengenang jasa pahlawan sebagai fondasi pembentukan generasi penerus bangsa yang kuat dan berkarakter," ujar Jalaluddin.
Sementara manfaat edukasi karakter di antaranya tanggung jawab, peduli lingkungan, pembelajaran langsung (ekosistem, fotosintesis), kesehatan fisik dan mental (udara bersih, mengurangi stres), pengembangan keterampilan (motorik halus dan kasar), serta manfaat lingkungan jangka panjang (kesejukan, keanekaragaman hayati) yang membentuk generasi sadar lingkungan.

SMPN 10 juga terus meningkatkan pendidikan karakter dan penguatan religiusitas bagi muridnya.
Di antaranya melalui kegiatan Setor Hafalan Jus 30, dan penyampaian Fadhilah Amal (Taklim) oleh murid SMPN 10 di hadapan teman-temannya pada Rabu (7/1/2026).
Wakasek SMPN 10 Sultan Efendy SPd MPd mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan keutamaan atau kelebihan dari suatu amal ibadah agar membangkitkan semangat, menghilangkan kemalasan, dan mendorong murid untuk mengamalkannya karena pahala besar di sisi Allah.
Itu seperti keutamaan salat berjamaah, sedekah, zikir, atau membaca Al-Qur'an, berdasarkan dalil Al-Qur'an dan Hadits, yang seringkali dengan mengutip hadits shahih, hasan, bahkan dha'if memenuhi syarat tertentu untuk motivasi.
"Kemudian untuk membangkitkan semangat yaitu menggugah kerinduan dan motivasi untuk beribadah. Mengusir kemalasan yaitu melawan rasa malas dan keengganan dalam beribadah," kata Sultan.
"Tujuan utamanya tentu untuk mendapatkan Ridha Allah. Berharap keridhaan Allah melalui amal saleh. Membawa kebaikan yaitu mendapatkan ganjaran pahala yang berlipat ganda, ampunan dosa, dan kebahagiaan dunia akhirat," tegas Sultan.
| Laporan | : | Risal |
| Editor | : | Ruslan Amrullah |