Ahad, 11 Januari 2026 - 21:54 WIB
Bermodalkan wajah ganteng, seorang pria di Kabupaten Luwu Utara, berhasil memperdayai sejumlah wanita yang rata-rata bersatus janda.(Foto: Instagram @tante.rempong)

Artikel.news, Luwu Utara - Bermodalkan wajah ganteng, seorang pria di Kabupaten Luwu Utara, berhasil memperdayai sejumlah wanita yang rata-rata bersatus janda.
Bukan hanya memanfaatkan wajahnya, pria bernama Masriadi alias Adi ini nekat memakai pakaian seragam polisi dan menjadi polisi gadungan.
Ahasil, karena penampilannya itu, sejumlah wanita pun tertipu. Dikabarkan, sebanyak lima janda dan satu bidan dikabarkan menjadi korban perbuatan Adi.
Hal tersebut diketahui dari unggahan yang dibagikan di akun Instagram @tante.rempong.official pada Sabtu (10/1/2026).
Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa Masriadi berperan menjadi polisi gadungan untuk mendekati banyak wanita.
"Adi ternyata bekerja sebagai tukang kayu, tetapi ia berpakaian seragam polisi dengan pangkat IPDA," tulis dalam unggahan tersebut.
Kini, Adi telah berhasil diringkus oleh polisi atas laporan dari adik bidan yang menjadi korbannya. Dia ditahan di Polsek Masamba.
Adi memulai aksinya dengan membeli seragam dan atribut polisi, lalu mondar-mandir di Luwu Utara dengan mengaku sebagai anggota Polsek Masamba.
Dia mendekati korbannya lewat media sosial dan dilanjutkan dengan pertemuan langsung. Adi memamerkan pangkat Ipda, menggunakan mobil dinas palsu.
Kepada para korban, Adi berjanji untuk menikah siri maupun resmi. Mereka diimingi nafkah dan masa depan cerah, sampai akhirnya terjadi hubungan intim hingga ada yang hamil.
Kebohongan Adi mulai terkuak ketika salah satu korban curiga karena tak pernah diajak ke kantor polisi. Adik korban pun melapor ke Polres Luwu Utara.
Mendapat laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menemukan seragam, tanda pangkat, dan ID card palsu di rumah Adi.
Polisi lalu meringkus Adi saat masih mengenakan seragam cokelat.
Belakangan diketahui jika Adi berprofesi sebagai tukang kayu.
| Laporan | : | Aan |
| Editor | : | Ruslan Amrullah |