Kamis, 22 Januari 2026 - 18:19 WIB
Inspektur Daerah Kota Parepare Dr H Iwan Asaad AP MSi CGCAE hadir mewakili Wali Kota Parepare H Tasming Hamid SE MH dalam pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) masa jabatan 2026–2030, Dr Patahuddin Hakim SPd MPd, Kamis (22/1/2026).

Artikel.news, Parepare -- Inspektur Daerah Kota Parepare Dr H Iwan Asaad AP MSi CGCAE hadir mewakili Wali Kota Parepare H Tasming Hamid SE MH dalam pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) masa jabatan 2026–2030, Dr Patahuddin Hakim SPd MPd, Kamis (22/1/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium UMPAR, dalam suasana penuh khidmat dan sarat makna.
Iwan Asaad melalui sambutan tertulis Wali Kota, atas nama Pemerintah Kota Parepare menyampaikan selamat dan sukses atas pelantikan Rektor UMPAR.
"Semoga amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi menjadi jalan pengabdian, menjadi ruang amal, dan menjadi tanggung jawab peradaban," ucap Iwan.
Iwan dalam kesempatan itu mengemukakan, Pemkot Parepare menaruh harapan besar kepada UMPAR. Karena UMPAR bukan sekadar kampus. UMPAR adalah aset intelektual daerah, pusat penguatan nilai, dan sekaligus mesin penggerak kemajuan.
"Ke depan, kami berharap UMPAR mampu menjawab tantangan masa depan melalui langkah-langkah yang nyata, terukur, dan berdampak," pesan Iwan.
Karena itu, Iwan mengharapkan agar UMPAR, pertama, memperkuat mutu dan
relevansi pendidikan. Kampus harus menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam kompetensi abad 21: berpikir
kritis, kolaboratif, kreatif, literasi digital, serta memiliki integritas.
Kedua, memperkuat riset yang solutif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. "Kita membutuhkan riset yang tidak berhenti pada jurnal, tetapi berujung pada solusi. Riset yang tidak hanya berbicara di ruang seminar, tetapi hadir di tengah persoalan warga. Riset yang menjadi dasar kebijakan publik yang berbasis bukti—evidence-based policy— agar setiap program pembangunan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat dampak," harap Iwan.

Ketiga, memperkuat inovasi dan kewirausahaan berbasis kampus. Kampus diharapkan melahirkan pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja. Dari kampus lahir ekosistem inovasi: inkubasi bisnis, penguatan start-up, hilirisasi ide mahasiswa, serta kolaborasi kampus dengan dunia usaha. Sebab daerah yang maju adalah daerah yang mampu mengubah pengetahuan menjadi nilai ekonomi dan kesejahteraan sosial.
Keempat, memperkuat pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan terukur. Pengabdian tidak cukup menjadi kegiatan tahunan. Pengabdian harus menjadi kerja ilmiah yang berkesinambungan, menyentuh komunitas, menguatkan kapasitas warga, dan menghadirkan perubahan nyata.
Kelima, memperkuat tata kelola kampus
yang modern, transparan, dan akuntabel. Karena di era kepercayaan publik hari ini, tata kelola yang baik adalah fondasi utama.
"Kampus yang kuat bukan hanya karena
gedungnya, tetapi karena sistemnya. Bukan hanya karena programnya, tetapi karena konsistensi mutu dan integritasnya," tegas Iwan.
Di penghujung sambutan, Iwan menegaskan komitmen Pemkot Parepare untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan UMPAR. Pemkot ingin kemitraan yang tidak berhenti pada
seremoni, tetapi menjadi kerja bersama yang produktif.
"Kami membuka peluang kerja sama dalam bentuk riset bersama untuk isu-isu strategis daerah, program magang dan pembelajaran kontekstual pada perangkat daerah, penguatan inovasi layanan publik berbasis digital, pelatihan peningkatan kapasitas SDM, serta pengabdian masyarakat yang fokus pada pemberdayaan dan literasi. Karena pada hakikatnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan anggaran. Pembangunan daerah membutuhkan gagasan, membutuhkan ilmu, dan membutuhkan kepemimpinan moral," ungkap Iwan.
Iwan yakin kepemimpinan baru ini menjadi energi baru bagi UMPAR untuk melompat lebih jauh: lebih unggul, lebih inovatif, dan lebih berdampak.
Pelantikan Rektor UMPAR dilakukan oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah diwakili oleh Ir Muhammad Adam Jerussalem ST SH PhD.
Prosesi pelantikan dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Rektor UMPAR periode 2023–2025, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Parepare, LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Wali Kota Parepare diwakili Inspektur Daerah, Ketua DPRD Parepare, Kapolres Parepare, Komandan Brigif 11/Badik Sakti, BPH UMPAR, Ketua Senat UMPAR, Ketua Dewan Guru Besar UMPAR, para rektor perguruan tinggi, dosen, dekan dan Kaprodi, lembaga dan biro lingkup UMPAR, seluruh sivitas akademika, Ortom Muhammadiyah Parepare, mitra perbankan, dan tamu undangan lainnya.

| Laporan | : | Risal |
| Editor | : | Ruslan Amrullah |