Selasa, 27 Januari 2026 - 22:13 WIB
Pencuri yang beraksi mencuri ponsel di Kota Medan, Sumatera Utara, berhasil ditangkap di Riau. Saat beraksi mencuri ponsel, pria berinisial MIN (42) itu membuat siswa SD berinisial J (9), terseret sekitar 20 meter di Gang Perabot, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Artikel.news, Medan - Pencuri yang beraksi mencuri ponsel di Kota Medan, Sumatera Utara, berhasil ditangkap di Riau.
Saat beraksi mencuri ponsel, pria berinisial MIN (42) itu membuat siswa SD berinisial J (9), terseret sekitar 20 meter di Gang Perabot, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
"Iya benar, semalam pelaku sudah ditangkap di Riau," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, dilansir dari Kompas.com, Selasa (27/1/2026).
Ia menyampaikan, terduga pelaku MIN adalah warga Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.
"Saat ini, pelaku masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Untuk lebih lengkap besok akan disampaikan," sebut Agus.
Sebelumnya, seorang siswi SD J (9) menderita luka-luka di bagian kaki usai terseret saat berupaya menggagalkan aksi pria yang mencuri ponsel dari dalam rumahnya.
Darfan (50), ayah korban menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kala itu, ia sedang menjemput J ke sekolah. Namun dia tak menyadari ternyata J sudah pulang berjalan kaki dengan temannya.
“Itu lah saya pulang lihat dia sudah luka-luka di bagian kaki. Kalau ibunya kebetulan kerja juga jualan baju,” ucap Darfan saat diwawancarai di rumahnya pada Minggu (11/1/2026).
Darfan menjelaskan, saat pulang J lekas masuk ke dalam rumah dan ke kamar mandi karena kebelet ingin buang air kecil.
Setelah itu, J mendapati pelaku masuk ke dalam rumah mengambil uang dari dompet yang tergeletak di atas meja ruang tamu.
“Pelaku ini ambil uang Rp100 ribu dan ponsel di atas meja,” kata Darfan.
Mendapati hal itu, J tak tinggal diam. J mengejar pelaku dan berupaya merebut kembali ponsel yang diambil.
Akan tetapi pelaku buru-buru menyalakan mesin sepeda motornya yang diparkir di depan rumah.
J pun memegang erat besi bagian belakang sepeda motor pelaku.
Lalu, pelaku melaju kencang sehingga J terseret sepanjang jalan.
Baca juga: Kabut Tebal dan Medan Terjal Jadi Tantangan Evakuasi Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Tak lama, pelaku menghentikan laju kendaraannya dan mengembalikan ponsel tersebut kepada J.
“Itu lah anak sempat terseret sekitar 20 meter. Terus pelaku berhenti tiga meter sebelum jalan besar. Mungkin dia takut dimassa jadi ponselnya dikembalikan. Terus pulang lah anak sedangkan pelaku kabur,” ucap Darfan.
| Laporan | : | Supri |
| Editor | : | Ruslan Amrullah |