Ahad, 30 November 2025 - 22:05 WIB
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri.(Foto: Instagram)

Artikel.news, Sibolga - Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri, yang sempat dilaporkan hilang saat terjadi banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Sumatera Utara, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, pada Kamis (28/11/2025).
Akhmad Syukri terjebak banjir dan longsor yang melanda Kota Sibolga, Sumatera Utara, sejak Senin (24/11/2025). Politisi Partai NasDem ini sempat dilaporkan terjebak longsor hingga komunikasi dengannya terputus.
Setelah empat hari dinyatakan hilang, Akhmad Syukri akhirnya berhasil dihubungi melalui sambungan telepon.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, yang pertama kali menyampaikan kabar bahwa Akhmad Syukri selamat.
“Kebetulan tadi sudah langsung berkomunikasi dengan Wali Kota Sibolga, tadi pada saat berkomunikasi dia kan masih muda jadi kelihatannya capek tapi mukanya seger,” ujar Suharyanto dalam siaran pers yang dikutip dari TribunBatam.id, Ahad (30/11/2025).
Suharyanto juga membeberkan pengakuan Akhmad Syukri yang harus berjalan kaki selama empat hari karena terjebak longsor.
Akhmad Syukri ternyata terjebak di rute lengsor antara Sibolga dengan Tarutung, Tapanuli Utara.
“Beliau ngomong ke saya jalan kaki empat hari, karena kebetulan beliau terjebak di rute longsoran yang saya katakan antara Sibolga dengan Tarutung, Tapanuli Utara yang sekarang sudah dibuka dan besok sudah ditembus,” ungkap Suharyanto.
Menurut Suharyanto, kondisi Syukri sehat dan diperkirakan dapat meninjau kondisi Sibolga yang terdampak banjir dan longsor.
“Beliau alhamdulilah tidak ada masalah, sehat wal afiat besok rencana kami ketemu untuk melihat Sibolga, kan berita awal Sibolga parah, ternyata setelah kita sampai di sini, Sibolga justru tidak terlalu parah justru yang parah Tapanuli Tengah,” ucapnya.
Sebelumnya, kabar bahwa Wali Kota Sibolga hilang kontak disampaikan Ketua NasDem Sumut, Iskandar ST.
“Memang belum bisa dihubungi (dia) tapi bukan dia saja, semua kader NasDem di sana tidak bisa dihubungi,” ujar Iskandar kepada Kompas.com, Kamis (27/11/2025) malam.
Ia mengatakan, akses komunikasi di sejumlah wilayah terdampak memang terputus.
“Gak ada komunikasi (di sana) putus semua, ngak ada yang bisa dihubungi memang, bukan Wali Kota saja yang putus komunikasinya,” ujarnya.
Iskandar menyebutkan, putusnya akses komunikasi juga membuat distribusi bantuan menjadi sulit.
“Besok kami mau cari jalan, karena jalan putus semua ini lagi cari kayak mana caranya, kita mau beri bantuan tidak tahu teknisnya, banyak jalan putus, ini lagi cari komunikasi, mau jalan.
Tapi semua gak bisa dihubungi komunikasi putus,” tutupnya.
| Laporan | : | Supri |
| Editor | : | Ruslan Amrullah |