• Olahraga
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • News
    • InternationalNasionalMetro
    • Targetkan Kemantapan Jalan Makassar 98 Persen di 2026, Wali Kota Dorong Peran Swasta Perkuat Infrastruktur Targetkan Kemantapan Jalan Makassar 98 Persen di 2026, Wali Kota Dorong Peran Swasta Perkuat Infrastruktur
      Sekcam Ujung Tanah Buka Musrenbang di Dua Kelurahan, Ajak Atasi Persoalan dalam Kondisi Sumber Daya Terbatas Sekcam Ujung Tanah Buka Musrenbang di Dua Kelurahan, Ajak Atasi Persoalan dalam Kondisi Sumber Daya Terbatas
      Cuaca Ekstrem Mengintai, Wali Kota Makassar Instruksikan Seluruh Jajaran hingga Tingkat RT/RW Siaga 24 Jam Cuaca Ekstrem Mengintai, Wali Kota Makassar Instruksikan Seluruh Jajaran hingga Tingkat RT/RW Siaga 24 Jam
      Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden, Dinilai Sukses Tingkatkan Pertanian  Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden, Dinilai Sukses Tingkatkan Pertanian 
  • Tekno
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Ekbis
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Berita Utama
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Politik
    • PemiluPartai PolitikPilkada
    • Jelang HUT ke-53 PDIP, Agus Ambo Djiwa Harap Semangat Perjuangan Terus Hidup Menjawab Tantangan Zaman Jelang HUT ke-53 PDIP, Agus Ambo Djiwa Harap Semangat Perjuangan Terus Hidup Menjawab Tantangan Zaman
      Harlah PPP ke-53, Hj Umiyati Dorong Konsistensi Perjuangan Berbasis Nilai Islam Harlah PPP ke-53, Hj Umiyati Dorong Konsistensi Perjuangan Berbasis Nilai Islam
      Hadiri Pendidikan Politik dan Bimtek Golkar Makassar, Munafri Tekankan Adaptif Terhadap Perkembangan Zaman Hadiri Pendidikan Politik dan Bimtek Golkar Makassar, Munafri Tekankan Adaptif Terhadap Perkembangan Zaman
      Muswil PKB, Wagub Sulbar Tekankan Peran Strategis Partai dalam Pembangunan Daerah Muswil PKB, Wagub Sulbar Tekankan Peran Strategis Partai dalam Pembangunan Daerah
  • Opini
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Inspirasi
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Entertain
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Edukasi
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Kesehatan
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Sulsel
    • AjattaparengBosowasiLuwuTorajaBarruSidrapPangkepGowaMarosSinjaiPare-pare
    • Gerakan Jumat Bersih, Pemkot Parepare Jadikan Pasar Lakessi Selalu Bersih dan Nyaman Gairahkan Ekonomi  Gerakan Jumat Bersih, Pemkot Parepare Jadikan Pasar Lakessi Selalu Bersih dan Nyaman Gairahkan Ekonomi 
      Kemenag Parepare Raih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada Porseni HAB ke-80 Tingkat Provinsi Sulsel Kemenag Parepare Raih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada Porseni HAB ke-80 Tingkat Provinsi Sulsel
      Tumpukan Sampah Insidentil, DLH Parepare Angkut Sampah 2 Kali Sehari di Area Pasar Lakessi Tumpukan Sampah Insidentil, DLH Parepare Angkut Sampah 2 Kali Sehari di Area Pasar Lakessi
      Perkuat Peran Strategis APIP, Inspektur Daerah Parepare Iwan Asaad Resmi Raih Gelar CGCAE Perkuat Peran Strategis APIP, Inspektur Daerah Parepare Iwan Asaad Resmi Raih Gelar CGCAE
  • Sulbar
    • Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional
      BPBD Sulbar Terima Laporan Kejadian Banjir di Mamuju Tengah, Instruksikan Penanganan Cepat, Tepat dan Terkoordinasi BPBD Sulbar Terima Laporan Kejadian Banjir di Mamuju Tengah, Instruksikan Penanganan Cepat, Tepat dan Terkoordinasi
      Antisipasi Rusak Berat, Kadis PUPR Sulbar Tinjau Langsung Jembatan Sungai Bonehau Antisipasi Rusak Berat, Kadis PUPR Sulbar Tinjau Langsung Jembatan Sungai Bonehau
      Awali Penghunian dengan Doa, Wagub Sulbar Resmi Tinggali Rujab Hasil Renovasi Awali Penghunian dengan Doa, Wagub Sulbar Resmi Tinggali Rujab Hasil Renovasi
  • Foto
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter

Home Not Opini

Covid-19 Semakin Mengancam Sekolah, Kita Bisa Apa?

Supri

Jumat, 02 Juli 2021 - 20:45 WIB


Covid-19 Semakin Mengancam Sekolah, Kita Bisa Apa?

Herman Jamaluddin, Dosen STAI DDI Makassar


Oleh : Herman Jamaluddin
Dosen STAI DDI Makassar
Pengurus KNPI II Kab. Gowa, Komisi Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

Indonesia kembali dalam kondisi yang mengkhawatirkan, alih-alih jumlah orang yang terpapar pandemi corona berkurang, justru yang terjadi malah sebaliknya. 

Jumlah kasus terpapar kini kembali bertambah dengan virus corona varian baru. Pemerintah kembali tarik rem darurat covid-19, situasi semakin genting, para pengamat dan masyarakat ramai-ramai memberikan pendapat, kiritikan dan saran terhadap kondisi yang di alami akhir-akhir ini. Khususnya perhatian terhadap kondisi sekolah sebagai lingkungan pendidikan.

Aktivitas di lingkungan sekolah menjadi fundamental dalam membangun karakter generasi serta membentuk kepribadian, kecerdasaan, mental, inovasi dan kreatifitas generasi. Harapan banyak orang terhadap sekolah begitu besar, dalam mewujudkan generasi yang akan berguna untuk agama, bangsa dan negara.

Kendati begitu, sekolah selalu mampu menghadirkan keceriaan dan kebahagiaan generasi. Selain aktivitas belajar di dalam kelas yang menyenangkan, aktivitas belajar dan bermain di luar kelas bersama teman-teman juga memberikan proses belajar yang luar biasa.

Seperti diketahui bersama, bahwa Covid-19 mengancam efisiensi sekolah
selama satu tahun lebih, sehingga selama itu pula membuat generasi Indonesia menerima pelajaran dari guru melalui daring. 

Mulai dari sekolah yang ditutup, pola hidup bersih ditekankan, dan berbagai upaya lainya dilakukan agar supaya pandemi yang melanda ini cepat berakhir.

Menurut Zanti dalam buku Made Pidarta (1991:171) Sekolah adalah suatu lembaga atau tempat untuk belajar seperti membaca, menulis dan belajar untuk berperilaku yang baik. Sekolah juga merupakan bagian integral dari suatu masyarakat yang berhadapan dengan kondisi nyata yang terdapat dalam masyarakat pada masa sekarang. Sekolah juga merupakan lingkungan kedua tempat anak-anak berlatih dan menumbuhkan kepribadiannya.

Suwarno menguraikan bahwa sekolah sebagai lembaga sosial yang berspesialisasi di bidang pendidikan dan pengajaran, dengan pelaksanaan pendidikan dan pengajaran di dalam masyarakat menjadi lebih efisiensi. 

Sekolah akan menjadi lingkungan pendidikan dan pengajaran yang efisiensi, jika lingkungan pendidikan yang utama setelah keluarga adalah pendidikan di lingkungan sekolah. 

Alternatif keluarga terhadap anaknya agar menerima pendidikan yakni di sekolah, sebab orang tua memiliki kesibukkan. Dan di tengah-tengah kesibukan keluarga anaknya tetap menerima ilmu pengetahuan. 

Bisa dibayangkan, apabila tidak ada aktivitas sekolah, sehingga pekerjaan mendidik hanya dipikul dan di bebankan cukup kepada keluarga terutama orang tua. 

Betapa tidak efisiensinya seorang anak menerima pendidikan dan Ilmu pengetahuan tanpa sekolah. Masing-masing orang tua memiliki kesibukkan. Ayah sibuk mencari nafkah keluarga, ibu sibuk mengurus rumah tangga, dan saudara yang lain sibuk pula dengan urusannya masing-masing. Serta banyak orang tua tidak mampu melaksanakan pendidikan dan pengajaran.

Seluruh keterbatasan keluarga dalam mendidik anak atau generasi menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang tepat dan efisien untuk anak menerima pelajaran dan pendidikan.  

Olehnya itu, aktivitas di lingkungan sekolah menjadikan anak lebih efisien dan efektif dalam menerima seluruh pelajaran serta efesien dalam menerima pendidikan. 

Namun, keberadaan pandemi covid-19 dan kehadirannya hingga saat ini telah mengancam efesiensi pendidikan dan pengajaran di sekolah. Telah satu tahun lebih dan masih akan berlanjut entah sampai kapan, aktivitas pendidikan dan pengajaran melalui jarang jauh dan banyak di bebankan kepada orang tua. 

Sekolah ditutup seluruh aktifitas pendidikan dan pengajaran dilakukan dari masing-masing kediaman. Pelajaran jarak jauh  atau belajar melalui daring harus diakui sangat tidak efektif sebagai solusi terhadap kondisi pendidikan hari ini. 

Pendidikan dan pengajaran dalam ruang lingkup sekolah dilaksanakan dalam program yang terencana dan sistematis. Sekolah dengan berbagai kelengkaannya, guru, sarana, siswa dan kurikulum yang diikat dalam manajemen pendidikan yang sistematis dan efisien.

Sekolah sebagai lembaga sosial yang berspesialisasi dalam aktifitas pendidikan dan pengajaran, dilaksanakan dengan sistematis dan terukur demi tercapainya  tujuan pendidikan yakni sejatinya memanusiakan manusia. Dan kita tidak ingin ada yang menghambat tercapainya tujuan itu.

Pendidikan dan pembelajaran dengan melalui daring, tentu akan mengancam keberadaan fungsi sekolah dan kurikulum yang di program secara sistimatis dan efisien. Guru dan siswa kesulitan dalam berkomunikasi melalui daring. Proses pendidikan dan pembelajaran menjadi tidak efisien.

 Seluruh keterbatasan dan kekurangan dengan belajar jarak jauh yang dianggap sebagai proses sekolah, Namun berada dalam proses yang tidak sistematis dan efisien. Meskipun orang tua ikut menjadi guru di rumah.

Sekolah Alternatif

Sejak dimulainya penutupan sekolah pada awal bulan Maret 2020, kegiatan belajar mengajar dilakukan secara jarak jauh dan diberlakukan belajar dari rumah dilakukan sampai hari ini. Mulai sekolah ditutup, menjadi kondisi yang menyedihkan yang dihadapi dunia pendidikan  dan untuk kita semua.

Menjelang tahun ajaran baru di bulan juli ini, belajar jarak jauh masih menjadi obsi tepat yang harus di lakukan oleh sekolah. Dari seluruh ketidak efisiensinya proses pendidikan dan pengajaran yang terjadi dari awal bulan maret 2020 sampai sekarang, terus kita sebagai pemuda dan masyarakat yang sadar dengan hal ini, kita semua bisa apa. ?

Pemuda yang kreatif dituntut untuk terlibat dalam gerakan-gerakan nyata untuk mengobati luka yang dialami oleh kondisi pendidikan hari ini. Ditutupnya sekolah bukan berarti ikut tertutupnya pikiran kita dan inofasi kita. 

Menghadirkan lembaga sosial yang mampu menjalankan fungsi sekolah dan ada aktifitas pendidikan dan pembelajaran dengan menghadirkan guru dan siswa yang juga tidak melanggar  protokol kesehatan. Apakah itu bisa dilakukakn. ? tentu bisa, selagi kita bisa sama-sama serius. 

Keberadaan rumah Baca atau sekolah Pustaka menjadi sekolah alternatif. Pemuda mampu memanfaatkan potensi lingkungannya untuk ikut ambil bagian dalam proses pendidikan dan penagajaran. Menghadirkan wadah pendidikan yang bisa menjadi ruang pertemuan antara guru dan siswa tanpa harus mengabaikan protkes. Selama belajaran daring berlangsung.

Sekolah alternatif seperti rumah baca atau sekolah pustaka diperlukan untuk menciptakan tujuan pendidikan. Generasi butuh tempat untuk belajar seperti membaca, menulis dan belajar untuk berperilaku yang baik. Sebab belajar memalui jaringan tidak mampu mengantarkan “empati” seorang guru pada siswanya. Pendidikan harus didasari pada empati dan hanya bisa terjadi ketika ada pertemuan. Hal tersebut dapat di wujudkan melalui sekolah alternatif.(*) 

  • Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik
  • Perjalanan Religius Ziarah ke Makam Rasulullah, dan Daya Tarik Masjid Nabawi, Raudhah, Masjid Quba Hingga Jabal Uhud
  • 21 Tahun Sulbar, Waktunya Bergerak Cepat
  • Lebih dari Sekadar Adu Cepat Perahu Sandeq
  • Kedaulatan Ekonomi Muhammadiyah Melalui Aplikasi Multy Layanan AJPAR (Suatu Tinjauan) 
  • Pemberian Abolisi dan Amnesti Prabowo: Bentuk Hukum Berkeadilan

Laporan:Supri
Editor:Supriadi
TAG #Not#Opini#Covid-19#Sekolah Ditutup#Pandemi Corona
BAGI
REKOMENDASI
KINI
  • Targetkan Kemantapan Jalan Makassar 98 Persen di 2026, Wali Kota Dorong Peran Swasta Perkuat Infrastruktur

    Targetkan Kemantapan Jalan Makassar 98 Persen di 2026, Wali Kota Dorong Peran Swasta Perkuat Infrastruktur

  • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00

    Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00

  • Gerakan Jumat Bersih, Pemkot Parepare Jadikan Pasar Lakessi Selalu Bersih dan Nyaman Gairahkan Ekonomi 

    Gerakan Jumat Bersih, Pemkot Parepare Jadikan Pasar Lakessi Selalu Bersih dan Nyaman Gairahkan Ekonomi 

  • Kemenag Parepare Raih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada Porseni HAB ke-80 Tingkat Provinsi Sulsel

    Kemenag Parepare Raih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada Porseni HAB ke-80 Tingkat Provinsi Sulsel

  • Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional

    Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional

  • Tumpukan Sampah Insidentil, DLH Parepare Angkut Sampah 2 Kali Sehari di Area Pasar Lakessi

    Tumpukan Sampah Insidentil, DLH Parepare Angkut Sampah 2 Kali Sehari di Area Pasar Lakessi

  • TOPIK

  • POPULAR

      Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik
    1. Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik
  • Dapat berita terbaru dari kami
    contoh: example@email.com
    Ikuti kami di social

artikel
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • SITEMAP

2021 © PT. Artikel Media Nusantara - All Rights Reserved.