Kamis, 18 Februari 2021 - 14:48 WIB
ARTIKEL.NEWS, MAKASSAR - Juru Bicara Taufan Pawe, Zulham Arief mengatakan, partai Golkar kini mulai mencari sosok figur Wakil Bupati Luwu Timur (Lutim) yang akan mendampingi Budiman Hakim.
Diketahui, Budiman nantinya akan menduduki kursi Bupati Luwu Timur menggantikan Muh Thoriq Husler yang meninggal dunia pada 24 Desember lalu. Sehingga posisi Wakil Bupati yang seharusnya dijabat Budiman kosong.
"Kita ini memang masih sementara mencari figur yang tepat, itu memang dibantu dari pak Taqwa Muller
(Plt Ketua DPD ll Golkar Lutim), itu sedang berdiskusi dengan kita di DPD l dengan pak ketua (Taufan Pawe)," ujarnya saat ditemui di Sekretariat DPD I Golkar Sulsel, Rabu malam (17/2/2021).
Golkar meraih tujuh kursi pada hasil pemilihan legislatif 2019. Artinya, tanpa koalisi Partai Golkar memenuhi syarat untuk mengusung wakil bupati mendampingi Budiman.
Zulham menerangkan, saat pelantikan, Budiman dilantik sebagai Wakil Bupati Lutim, dan selanjunya akan dijadikan sebagai Plt Bupati menggantikan posisi Thorig Husler. Setelah itu partai pengusung akan memilih Wakil Bupati Lutim.
"Jadi setelah pelantikan mungkin pak Budiman dilantik sebagai Wakil Bupati, lalu menjadi Plt Bupati. Itukan tidak serta merta pak Budiman langsung jadi Bupati. Setelah itu, disitulah baru diusulkan siapa yang jadi Wakil Bupati ke Kemendagri," jelasnya.
Budiman dipastikan akan bergabung dengan partai berlambang pohon beringin ini. Pasalnya, ia telah menyampaikan keinginannya itu di hadapan Ketua DPD Golkar, Taufan Pawe untuk bergabung.
"Pak Budiman sudah dipanggil langsung oleh pak Ketua (Taufan Pawe) bahkan diterima langsung di rumah beliau di Parepare di situ pak Budiman sudah menyampaikan keinginannya untuk masuk ke Golkar," terang Zulham Arief.
Dikabarkan, mantan birokrat Pemkab Lutim itu akan bergabung ke PDIP, kabar itu mencuat usai Budiman menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI-Perjuangan.
"Secara tanggung jawab moril beliau harus mengingat jasa-jasa pak Husler, membesarkan beliau dari seorang birokrat masuk dan memilihnya sebagai wakil bupati, saya kira harga mati dari Golkar," pungkas Zulham Arief. (AND/JAN)
Laporan | : | Jan |
Editor | : | Ruslan Amrullah |