Sabtu, 03 Januari 2026 - 20:00 WIB
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, menghadiri Upacara Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) ke-80 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kabupaten Pasangkayu, Sabtu (3/11/2025).

Artikel.news, Pasangkayu – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, menghadiri Upacara Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) ke-80 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kabupaten Pasangkayu, Sabtu (3/11/2025).
Upacara tersebut mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang mencerminkan komitmen seluruh elemen bangsa dalam memperkuat persatuan, toleransi, serta sinergi lintas sektor demi menjaga stabilitas nasional dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan upacara diikuti oleh unsur Pemprov Sulbar, Pemkab Pasangkayu, Kasatgaswil Densus 88 Sulawesi Barat serta jajaran Kementerian Agama, Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pasangkayu.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa peringatan Hari Amal Bakti Kemenag RI menjadi momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, kerukunan umat beragama, dan stabilitas sosial di daerah.
“Tema Hari Amal Bakti tahun ini sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Kerukunan umat dan sinergi antar elemen masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan keamanan, ketertiban, serta suasana daerah yang kondusif, ini juga menjadi atensi khusus Pak Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga,” ujar Muh. Darwis Damir.
Ia menegaskan bahwa Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat akan terus berkomitmen melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan Kementerian Agama, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam rangka menjaga persatuan, mencegah potensi konflik sosial, dan memperkuat wawasan kebangsaan.
“Kesbangpol akan terus hadir sebagai penghubung dan penguat sinergi lintas sektor, khususnya dalam menjaga toleransi, moderasi beragama, serta deteksi dini terhadap potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan di daerah,” tambahnya.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat juga menekankan pentingnya peran Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Sulawesi Barat beserta FKUB kabupaten se-Sulawesi Barat sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga dan memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.
"FKUB memiliki peran yang sangat strategis sebagai garda terdepan dalam merawat kerukunan umat beragama. Melalui dialog, mediasi, dan pendekatan persuasif, FKUB mampu menjadi penyejuk di tengah dinamika sosial serta mencegah potensi konflik berlatar belakang keagamaan,” ujar Muh. Darwis Damir.
Ia menambahkan, Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat secara konsisten melakukan sinergi dan pembinaan bersama FKUB se-Sulawesi Barat dalam rangka penguatan moderasi beragama, peningkatan toleransi, serta deteksi dini terhadap isu-isu sensitif yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Sinergi antara Kesbangpol, FKUB, Kementerian Agama, serta seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan daerah yang aman, rukun, dan kondusif sebagai prasyarat pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap FKUB di seluruh kabupaten terus aktif mengambil peran edukatif dan preventif, sehingga nilai-nilai kebhinekaan, persatuan, dan toleransi dapat terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat Sulawesi Barat yang majemuk.
Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Pasangkayu diharapkan semakin memperkokoh komitmen bersama dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, damai, dan harmonis, khususnya di wilayah Pasangkayu dan Provinsi Sulawesi Barat secara umum.(Rls)
| Laporan | : | Faisal |
| Editor | : | Ruslan Amrullah |