• Olahraga
    • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian
      Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD
      Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah
      Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025 Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025
  • News
    • InternationalNasionalMetro
    • Realisasi TKD Sulsel Tembus 97,42 Persen, Dorong Pembangunan dan Layanan Publik Sepanjang 2025 Realisasi TKD Sulsel Tembus 97,42 Persen, Dorong Pembangunan dan Layanan Publik Sepanjang 2025
      Terdampar di Laut Buol, Perempuan Filipina Terus Menggendong Bayi Enam Bulan Selama 13 Hari Terdampar di Laut Buol, Perempuan Filipina Terus Menggendong Bayi Enam Bulan Selama 13 Hari
      Tampil Jadi Pembicara di Forum Internasional Asia Pasifik, Wali Kota Makassar paparkan Regulasi Penerapan Kawasan Tanpa Rokok Tampil Jadi Pembicara di Forum Internasional Asia Pasifik, Wali Kota Makassar paparkan Regulasi Penerapan Kawasan Tanpa Rokok
      DPRD Makassar Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Irmawati Sila sebagai Ketua DPC Partai Hanura DPRD Makassar Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Irmawati Sila sebagai Ketua DPC Partai Hanura
  • Tekno
    • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian
      Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD
      Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah
      Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025 Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025
  • Ekbis
    • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian
      Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD
      Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah
      Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025 Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025
  • Berita Utama
    • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian
      Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD
      Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah
      Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025 Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025
  • Politik
    • PemiluPartai PolitikPilkada
    • Rapat Perdana, Golkar Sulbar Konsolidasi Internal hingga Target Menangkan Pemilu di Semua Tingkatan Rapat Perdana, Golkar Sulbar Konsolidasi Internal hingga Target Menangkan Pemilu di Semua Tingkatan
      Herny Agus Bersama Kader PDIP Pasangkayu Gelar Tanam Pohon, Peringati HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri Herny Agus Bersama Kader PDIP Pasangkayu Gelar Tanam Pohon, Peringati HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri
      Merawat Pertiwi, PDIP Sulbar Gelar Penanaman Pohon Peringati HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri Merawat Pertiwi, PDIP Sulbar Gelar Penanaman Pohon Peringati HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri
      Jaga Demokrasi Sehat, Kesbangpol Sulbar Lanjutkan Rangkaian Kunjungan ke DPD Partai Golkar Jaga Demokrasi Sehat, Kesbangpol Sulbar Lanjutkan Rangkaian Kunjungan ke DPD Partai Golkar
  • Opini
    • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian
      Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD
      Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah
      Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025 Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025
  • Inspirasi
    • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian
      Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD
      Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah
      Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025 Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025
  • Entertain
    • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian
      Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD
      Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah
      Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025 Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025
  • Edukasi
    • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian
      Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD
      Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah
      Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025 Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025
  • Kesehatan
    • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian
      Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD
      Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah
      Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025 Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025
  • Sulsel
    • AjattaparengBosowasiLuwuTorajaBarruSidrapPangkepGowaMarosSinjaiPare-pare
    • Dino Planet Hadir di Parepare, Wahana Bertema Dinosaurus Seru dan Edukatif Bagi Keluarga Dino Planet Hadir di Parepare, Wahana Bertema Dinosaurus Seru dan Edukatif Bagi Keluarga
      Perizinan Dipermudah, Wali Kota Parepare Ajak Investor Garap Eks Gedung CU Jadi Pusat Perekonomian Perizinan Dipermudah, Wali Kota Parepare Ajak Investor Garap Eks Gedung CU Jadi Pusat Perekonomian
      Wali Kota Parepare Tasming Hamid Ucapkan Selamat Hari Bakti Imigrasi ke-76, Semakin Maju, Humanis dan Berintegritas Wali Kota Parepare Tasming Hamid Ucapkan Selamat Hari Bakti Imigrasi ke-76, Semakin Maju, Humanis dan Berintegritas
      Temuan Bangunan Tak Berizin, Pemkot Parepare Minta Pengembang Perumahan Mario Pesona Patuhi Aturan Temuan Bangunan Tak Berizin, Pemkot Parepare Minta Pengembang Perumahan Mario Pesona Patuhi Aturan
  • Sulbar
    • Bentuk Pengawasan, Wabup Pasangkayu Tinjau Langsung Sejumlah Dapur MBG Bentuk Pengawasan, Wabup Pasangkayu Tinjau Langsung Sejumlah Dapur MBG
      Pastikan Tak Salah Sasaran, Disbun Sulbar Perketat Verifikasi Data Lokasi Benih Kakao Pastikan Tak Salah Sasaran, Disbun Sulbar Perketat Verifikasi Data Lokasi Benih Kakao
      Wakil Ketua DPRD Munandar Wijaya Hadiri Paripurna Perubahan Perda Perumda Sebuku Energi Malaqbi Wakil Ketua DPRD Munandar Wijaya Hadiri Paripurna Perubahan Perda Perumda Sebuku Energi Malaqbi
      Pemprov dan DPRD Sulbar Sepakati Perubahan Perda BUMD Strategis, Fokus pada Pengawasan dan SDM Unggul Pemprov dan DPRD Sulbar Sepakati Perubahan Perda BUMD Strategis, Fokus pada Pengawasan dan SDM Unggul
  • Foto
    • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian
      Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD
      Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah
      Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025 Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025

Home News International

Denmark adalah Negara Terbahagia di Dunia, Pasutri asal Indonesia Ini Ungkap Alasannya

Jannah

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:03 WIB


Denmark adalah Negara Terbahagia di Dunia, Pasutri asal Indonesia Ini Ungkap Alasannya

Kevin dan Gita, Pasutri asal Indonesia yang tinggal di Denmark.


Artikel.news, Kopenhagen - Denmark merupakan salah satu negara yang memiliki masyarakat paling bahagia di dunia. Bahkan, hal tersebut juga disampaikan oleh PBB dan menyatakan bahwa negara tersebut masuk dalam urutan tiga besar.

Peringkat tersebut tampaknya sudah bertahan lama. Karena ternyata, ini berlaku sejak lebih dari 40 tahun yang lalu.

Pasangan suami istri (pasutri) asal Indonesia yang tinggal di Kopenhagen, Denmark, mengungkapkan hal ini. Pasutri Kevin dan Gita menyampaikan hal ini di kanal Youtube dan akun Instagram.

"Dari PBB, selama 40 tahun ke belakang Denmark menempati peringkat tiga besar. Denmark juga pernah nomor satu pernah nomer 2 dan sekarang nomor dua di bawah England, untuk negara yang paling bahagia di dunia " tutur Kevin dan Gita, dikutip dari HaiBunda, Sabtu (16/10/2021).

"Setelah kami cari tahu, baca-baca dan dari pengamatan kami selama tinggal di sini, ada lima faktor yang membuat orang Denmark itu bahagia," kata Gita.

"Faktor-faktor tersebut berhubungan dengan nilai dan budaya orang Denmark ya, Guys. Dan mirisnya, setelah kami amati nilai-nilai tersebut kurang membudaya di Indonesia," sambung Kevin.

Berikut beberapa alasan yang membuat Denmark menjadi negara terbahagia di dunia.

1. Kepercayaan

Tak dapat dimungkiri, kepercayaan memang menjadi salah satu hal yang membuat hati siapapun merasa tenang dan nyaman ya, Bunda. Dan faktanya, hal tersebut pun juga menjadi hal yang lumrah dan dimiliki oleh masyarakat setempat di sana, lho.

"Pertama adalah trust atau kepercayaan. Tingkat kepercayaan di sini sangat tinggi ya, Guys," kata Gita.

"Orang Denmark tuh saling percaya satu sama lainnya dalam hal apapun. Mau urusan pribadi, pertemanan, mau urusan bisnis dan urusan dengan pemerintah, mereka percaya satu sama lain," sambungnya.

Dari kepercayaan tersebut, semua orang di Denmark lantas selalu dianggap jujur. Setiap orang dengan bebas dan aman karena merasa tak pernah dikecewakan oleh hal tersebut.

"Di sini semua orang dianggap jujur," kata Kevin.

Kepercayaan ini tentunya bukan ada karena tiba-tibanya. Ini menjadi tabiat dan identitas setiap orang karena didikan yang tepat sejak kecil.

"Nilai kepercayaan ini tidak datang tiba-tiba ya, Guys. Nilai ini diturunkan dari generasi ke generasi mereka. Dari kecil diajarkan oleh orang tuanya, gurunya, untuk menjadi orang yang dapat dipercaya," kata Gita.

"Ada orang yang bilang 'Do what you say, say what you do'. Artinya kerjakan apa yang kamu katakan dan katakan apa yang kamu kerjakan," sambung Kevin.

Lebih lanjut, tingkat kepercayaan yang tinggi ini juga menjadikan Denmark memiliki indeks korupsi paling rendah. Ujung-ujungnya, kepercayaan tersebut membuat setiap orang tak saling curiga, was-was, sehingga bisa hidup lebih tenang dan bahagia.

"Karena tingkat kepercayaan dan kejujuran yang tinggi di Denmark, maka indeks korupsi Denmark paling rendah sedunia."

"Nilai kepercayaan ini menimbulkan rasa damai karena orang-orang jadi enggak berpikir negatif, enggak suudzon sama orang, enggak waswas. Makanya ini adalah salah satu faktor yang bikin orang Denmark bahagia," lanjut Gita.

2. Kesetaraan sosial

Wajib pajak di Denmark itu sangat tinggi. Namun, hal tersebut nyatanya tak membuat warga di sana lupa atau menghindar dari kewajibannya tersebut.

"Pajak tinggi ya, Guys. Tapi orang-orang Denmark itu tetap rela dan happy saja untuk bayar pajak yang tinggi.

"Karena mereka merasa itu adalah bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab untuk menciptakan kesejahteraan bersama dan kesejahteraan itu bisa dicapai dengan pajak.

"Dengan membayar pajak yang tinggi, tapi apa yang mereka dapatkan pun juga setimpal. Seperti fasilitas kesehatan yang gratis, fasilitas pendidikan gratis terus untuk mahasiswa juga dibayar ya, dikasih uang saku dan semua lansia di sini mendapatkan uang pensiun serta perawatan yang disediakan oleh pemerintah," papar Kevin dan Gita dengan antusias.

Pajak yang dibayar oleh masyarakat ini juga terbukti banyak memberi manfaat. Ini termasuk bagi orang-orang yang tak bisa bekerja, atau yang belum mendapatkan pekerjaan.

"Ini juga berfungsi sebagai social safety netya , Guys. Jadi untuk orang-orang yang tidak bisa bekerja karena terlalu muda, terlalu tua, sedang sakit atau yang kehilangan pekerjaan, mereka mendapat bantuan dari pemerintah.

"Untuk orang yang kehilangan pekerjaan mereka akan diberikan gaji selama maksimal dua tahun, tapi selama itu mereka juga harus berusaha aktif mencari pekerjaan dan diberikan pelatihan-pelatihan atau kursus-kursus gitu dari pemerintah."

"Jadi disini semakin gede penghasilan kamu, maka pajaknya semakin besar ya. Dan hasilnya adalah kesenjangan sosial di sini sangat rendah," sambut Kevin lagi.

3. Keamanan

Dengan kepercayaan yang tinggi, maka ini juga berkaitan dengan keamanan yang tercipta dalam lingkungan di Denmark. Dari hal ini pula, negara dengan penduduk sebanyak 5,8 juta ini masuk dalam kelompok dengan kriminalitas paling rendah.

"Denmark adalah negara yang sangat aman dan tingkat kriminalitasnya sangat rendah," kata Gita.

Bukti keamanan yang terjaga ini juga bisa dilihat dari keseharian orang-orang di sana. Mulai dari anak-anak yang terlihat bepergian sendirian tanpa didampingi orang tua, hingga bayi yang ditinggal di luar ruangan pun akan tetap terjaga.

"Sebagai contoh, di sini sering lihat anak-anak masih kecil atau masih SD gitu pergi sendiri tanpa didampingi orang tua. Mereka naik di bus atau naik kereta sendiri gitu."

"Terus ada bayi di stroller yang ditinggalkan di luar, sementara orang tuanya makan-makan di dalam restoran. Itu sudah biasa, orang tuanya tidak khawatir karena mereka tahu kalau bayi itu bakal aman tidak akan diculik atau bagaimana," kata Gita.

Anak-anak yang bebas berkeliaran ini nyatanya juga dijaga oleh masyarakat sekitar, Bunda. Mereka aman bukan karena dipantau dari jauh oleh orang tua mereka sendiri, namun juga turut dijaga oleh orang dewasa yang berada di sekitarnya.

"Karena bukan orang tuanya saja yang menjaga mereka, tapi semua orang ikut menjaga mereka gitu kalau mereka ada apa-apa," sambung Kevin melengkapi penjelasan istrinya.

4. Kebebasan

Tak seperti kebanyakan tabiat dari orang tua serta lingkungan di negara lain, masyarakat di Denmark justru menerapkan kebebasan pilihan hidup bagi setiap orang. Bahkan, hal tersebut juga sudah ditanam pada anak sejak dini.

Hal yang paling kentara yakni soal pilihan menjalani hidup saat dewasa. Setiap anak, akan mendapat dukungan dari orang tua hingga lingkungan terhadap apapun pilihannya.

"Kebebasan untuk menjalani hidup sejak dini. Anak-anak sudah dibebaskan oleh orang tuanya untuk memilih apa yang mereka inginkan, apa yang mereka sukai, dan menentukan ingin jadi apa mereka nanti kelak," papar Gita.

"Ada sebuah cerita, ada orang tua yang sangat bangga dan happy karena anaknya akhirnya menemukan apa yang ingin dia lakukan. Saat itu orang tuanya bertanya sama anaknya, 'Kamu memangnya mau jadi apa?' Anak itu menjawab, 'Aku ingin jadi tukang pengangkut sampah'," cerita Gita.

Bagi sebagian orang, mungkin hal tersebut akan membuat si anak ditertawakan. Atau bahkan yang lebih buruk, pekerjaan tersebut justru dipandang dengan sebelah.

Akan tetapi, hal tersebut tak berlaku di Denmark. Bagi masyarakat di sana, semua pekerjaan atau profesi itu dianggap sama pentingnya. Anak-anak sudah diajari bahwa tak ada pekerjaan yang rendah atau tinggi.

"Di sini, semua profesi itu dianggap sama, Guys. Orang tua sudah mengajarkan pada anaknya kalau profesi itu sama pentingnya, tidak ada profesi yang lebih tinggi atau lebih rendah," papar Kevin.

5. Danish Hygge

Dalam bahasa Denmark, 'Danish Hygge' itu memiliki arti dan menggambarkan suasana hati yang tenteram, damai, dan rileks. Dan bagi warga setempat, hal tersebut bisa diperoleh tanpa harus dengan kemewahan.

"Ini enggak harus didapatkan dengan kemewahan ya, Guys. Tidak harus beli barang mewah, harus punya uang banyak, tapi lebih kepada hal-hal kecil yang kita lakukan sepele, biasa saja, tapi mereka sangat memaknai hal itu," kata Gita.

Bagi orang Denmark, untuk dapatkan perasaan Danish Hygge bisa dilakukan dengan melakukan kegiatan atau menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih.

"Contohnya kumpul-kumpul bersama keluarga atau teman, terus sampai santai sambil nonton TV, baca buku, berkebun, pokoknya hal-hal simpel lah yang menurut kita biasa saja, tapi mereka sangat memaknai hal tersebut," ujar Gita.

"Karena orang Denmark lebih punya seni untuk bersyukur terhadap apa yang mereka punya dan apa yang mereka lakukan, intinya bersyukur," kata Kevin.

 

  • India Jadi Negara Ekonomi Terbesar Keempat di Dunia, Geser Jepang
  • Gegara Bikin Aktivitas Meresahkan di Bali, Kreator Konten Inggris Bonnie Blue Dilarang Masuk Indonesia Selama 10 Tahun
  • Jadi Pembicara Internasional ASUF 2025 di Malaysia, Aliyah Mustika Ilham: Belajar dan Memperluas Jaringan Kerja Sama
  • Aliyah Mustika Ilham Jadi Tamu Kehormatan Selangor Tourism Industry Awards di Malaysia
  • Sadis! Petani di Afrika Bunuh Dua Perempuan Lalu Buang Jasadnya di Kandang Babi
  • Tersandung Dugaan Ijazah Palsu, Wali Kota di Jepang Mundur dan Minta Maaf ke Masyarakat

Laporan:Jannah
Editor:Ruslan Amrullah
TAG #News#International#Negara Bahagia#Denmark#Pasutri Indonesia#PBB
BAGI
REKOMENDASI
KINI
  • Bentuk Pengawasan, Wabup Pasangkayu Tinjau Langsung Sejumlah Dapur MBG

    Bentuk Pengawasan, Wabup Pasangkayu Tinjau Langsung Sejumlah Dapur MBG

  • Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian

    Dalami Indikator Manajemen Risiko SPBE, KominfoSS Sulbar dan Inspektorat Siapkan Pedoman Penilaian

  • Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD

    Kunci Kemandirian Fiskal: DPRD Sulbar Minta DPRD Mateng Optimalkan Pengawasan untuk Gali Potensi PAD

  • Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah

    Kejar Target PKB dan BBNKB, Bapenda Sulbar Percepat Pengelolaan Pendapatan Daerah

  • Pastikan Tak Salah Sasaran, Disbun Sulbar Perketat Verifikasi Data Lokasi Benih Kakao

    Pastikan Tak Salah Sasaran, Disbun Sulbar Perketat Verifikasi Data Lokasi Benih Kakao

  • Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025

    Kalahkan Nasional! Sektor Konstruksi Sulbar Melaju Pesat 4,42 Persen di Akhir 2025

  • TOPIK

  • POPULAR

      India Jadi Negara Ekonomi Terbesar Keempat di Dunia, Geser Jepang
    1. India Jadi Negara Ekonomi Terbesar Keempat di Dunia, Geser Jepang
  • Dapat berita terbaru dari kami
    contoh: example@email.com
    Ikuti kami di social

artikel
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • SITEMAP

2021 © PT. Artikel Media Nusantara - All Rights Reserved.