• Olahraga
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • News
    • InternationalNasionalMetro
    • Targetkan Kemantapan Jalan Makassar 98 Persen di 2026, Wali Kota Dorong Peran Swasta Perkuat Infrastruktur Targetkan Kemantapan Jalan Makassar 98 Persen di 2026, Wali Kota Dorong Peran Swasta Perkuat Infrastruktur
      Sekcam Ujung Tanah Buka Musrenbang di Dua Kelurahan, Ajak Atasi Persoalan dalam Kondisi Sumber Daya Terbatas Sekcam Ujung Tanah Buka Musrenbang di Dua Kelurahan, Ajak Atasi Persoalan dalam Kondisi Sumber Daya Terbatas
      Cuaca Ekstrem Mengintai, Wali Kota Makassar Instruksikan Seluruh Jajaran hingga Tingkat RT/RW Siaga 24 Jam Cuaca Ekstrem Mengintai, Wali Kota Makassar Instruksikan Seluruh Jajaran hingga Tingkat RT/RW Siaga 24 Jam
      Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden, Dinilai Sukses Tingkatkan Pertanian  Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden, Dinilai Sukses Tingkatkan Pertanian 
  • Tekno
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Ekbis
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Berita Utama
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Politik
    • PemiluPartai PolitikPilkada
    • Jelang HUT ke-53 PDIP, Agus Ambo Djiwa Harap Semangat Perjuangan Terus Hidup Menjawab Tantangan Zaman Jelang HUT ke-53 PDIP, Agus Ambo Djiwa Harap Semangat Perjuangan Terus Hidup Menjawab Tantangan Zaman
      Harlah PPP ke-53, Hj Umiyati Dorong Konsistensi Perjuangan Berbasis Nilai Islam Harlah PPP ke-53, Hj Umiyati Dorong Konsistensi Perjuangan Berbasis Nilai Islam
      Hadiri Pendidikan Politik dan Bimtek Golkar Makassar, Munafri Tekankan Adaptif Terhadap Perkembangan Zaman Hadiri Pendidikan Politik dan Bimtek Golkar Makassar, Munafri Tekankan Adaptif Terhadap Perkembangan Zaman
      Muswil PKB, Wagub Sulbar Tekankan Peran Strategis Partai dalam Pembangunan Daerah Muswil PKB, Wagub Sulbar Tekankan Peran Strategis Partai dalam Pembangunan Daerah
  • Opini
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Inspirasi
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Entertain
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Edukasi
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Kesehatan
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Sulsel
    • AjattaparengBosowasiLuwuTorajaBarruSidrapPangkepGowaMarosSinjaiPare-pare
    • Gerakan Jumat Bersih, Pemkot Parepare Jadikan Pasar Lakessi Selalu Bersih dan Nyaman Gairahkan Ekonomi  Gerakan Jumat Bersih, Pemkot Parepare Jadikan Pasar Lakessi Selalu Bersih dan Nyaman Gairahkan Ekonomi 
      Kemenag Parepare Raih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada Porseni HAB ke-80 Tingkat Provinsi Sulsel Kemenag Parepare Raih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada Porseni HAB ke-80 Tingkat Provinsi Sulsel
      Tumpukan Sampah Insidentil, DLH Parepare Angkut Sampah 2 Kali Sehari di Area Pasar Lakessi Tumpukan Sampah Insidentil, DLH Parepare Angkut Sampah 2 Kali Sehari di Area Pasar Lakessi
      Perkuat Peran Strategis APIP, Inspektur Daerah Parepare Iwan Asaad Resmi Raih Gelar CGCAE Perkuat Peran Strategis APIP, Inspektur Daerah Parepare Iwan Asaad Resmi Raih Gelar CGCAE
  • Sulbar
    • Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional
      BPBD Sulbar Terima Laporan Kejadian Banjir di Mamuju Tengah, Instruksikan Penanganan Cepat, Tepat dan Terkoordinasi BPBD Sulbar Terima Laporan Kejadian Banjir di Mamuju Tengah, Instruksikan Penanganan Cepat, Tepat dan Terkoordinasi
      Antisipasi Rusak Berat, Kadis PUPR Sulbar Tinjau Langsung Jembatan Sungai Bonehau Antisipasi Rusak Berat, Kadis PUPR Sulbar Tinjau Langsung Jembatan Sungai Bonehau
      Awali Penghunian dengan Doa, Wagub Sulbar Resmi Tinggali Rujab Hasil Renovasi Awali Penghunian dengan Doa, Wagub Sulbar Resmi Tinggali Rujab Hasil Renovasi
  • Foto
    • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00 Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00
      1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar 1.928 Ekor Sapi Hasil IB Lahir Sepanjang Tahun 2025 di Sulbar
      Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik Sambut 2026, SMPN 9 Parepare Optimis Raih Prestasi Lebih Baik
      Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter

Home Not Kesehatan

9 Kebiasaan Penyebab Perut Buncit yang Perlu Dihindari

Nabilah Kurnia

Jumat, 31 Januari 2025 - 14:36 WIB


9 Kebiasaan Penyebab Perut Buncit yang Perlu Dihindari

ilustrasi perut buncit. (Foto: Istimewa)


artikel.news - Perut buncit memang mampu memengaruhi penampilan Anda. Tidak hanya itu, kondisi ini juga tidak sehat dan memicu obesitas dan penyakit kronis seperti diabetes serta penyakit jantung. 

Bagi pemilik perut buncit, perlu mengetahui penyebab dan apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Ternyata kondisi ini bukan hanya salah konsumsi nasi saja.
Salah satunya adalah faktor usia dan juga genetik. 

Selain itu, Ahli nutrisi dari The Nutrition Twins, Tammy Lakatos Shames dan Lyssie Lakatos yang mengungkapkan beberapa kebiasaan lain yang juga menyebabkan perut buncit.

Berikut kebiasaan yang bikin Perut Buncit: 

1. Suka Minum Susu Sebelum Tidur
Ahli nutrisi dari The Nutrition Twins, Tammy Lakatos Shames dan Lyssie Lakatos, menyebut bahwa ada beberapa kebiasaan di malam hari yang berkontribusi pada penumpukan lemak di area perut.

Bagi sebagian orang, minum susu dianggap akan membantu mereka agar bisa tidur. Alasannya, karena susu mengandung triptofan, asam amino yang bisa membantu merilekskan sehingga seorang mungkin bisa merasa lebih baik.

Namun kebiasaan tersebut menjadi salah satu penyebab perut buncit, karena terdapat kalori ekstra di dalamnya.

"Jika kamu mulai minum 12 ons susu sebelum tidur setiap malam dan tidak mengubah apa pun dalam pola makan, berat badan kamu akan naik 12 pon (setara 5,4 kg) selama 6 bulan, dan perut menjadi salah satu tempat yang paling sering mengalaminya. Jika memilih susu skim, berat badan kamu akan tetap naik lebih dari 6 pon (2,7 kg) selama 6 bulan." ujar The Nutrition Twins, dikutip dari laman Eat This, Not That yang tayang pada (18/06/2023).

2. Makan Saat Dekat Waktu Tidur
Kebiasaan bikin perut buncit lainnya adalah makan terlalu dekat dengan waktu tidur. Pasalnya ketika kita tidur, kita menghentikan pencernaan dan bekerja memperbaiki serta menyembuhkan tubuh kita.

"Jika ada makanan yang perlu dicerna di dalam usus, hal itu mengalihkan perhatian tubuh dari penyembuhan, karena tubuh berfokus pada pencernaan makanan. Ketika kamu tidur, tubuh mencoba menyimpan energi, memulihkan, dan memperbaiki, kalori tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik dan dapat berakhir dengan nasib buruk, sebagai lemak perut." kata The Nutrition Twins.

Penelitian tahun 2022 yang dilakukan Universitas Northwestern mengungkapkan bahwa makan terlalu malam bisa mengacaukan ritme sirkadian. Hal ini berdampak negatif pada pengaturan gula darah dan metabolisme lemak.

3. Scroll Media Sosial
Main hp dan buka sosmed menjadi kebiasaan yang paling sering dilakukan di malam hari bukan? Nah, kalau kamu tidur sebaiknya segera tutup HP kamu!

Pasalnya, cahaya biru yang dipancarkan dari telepon seluler dan komputer akan menekan melatonin. Hal ini akan mengganggu ritme sirkadian serta tidur malam yang nyenyak.

"Jika kamu tidak tidur nyenyak, otak menginginkan energi dan menginginkan gula. Sehingga, seseorang mudah untuk makan makanan manis secara berlebihan dalam upaya menjaga otak tetap terjaga." jelas Shames dan Lakatos.

Tidak hanya, itu kurang tidur juga bisa mempengaruhi hormon sehingga lebih sulit untuk mempertahankan jaringan otot ramping. Hal ini akan meningkatkan metabolisme, sehingga bisa lebih mudah untuk menambah lemak tubuh.

4. Terjaga Sambil Nonton TV
Menurut penelitian dalam The Nutrition Source Harvard, streaming TV dikaitkan dengan nilai kalori yang dikonsumsi lebih tinggi dan pola makan yang buruk. Tayangan TV seperti ikan juga bisa memicu seseorang untuk menginginkan camilan yang tidak sehat ketika menonton TV.

5. Konsumsi Kafein
Minum secangkir kopi di malam hari akan membuat seseorang terjaga di malam hari. Makannya, kafein bisa merusak tidur nyenyak.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine , mengungkapkan bahwa kafein yang dikonsumsi 6 jam sebelum tidur bisa benar-benar bisa merusak tidur malam yang nyenyak.

Selain berlaku pada pola tidur, hal ini juga berpengaruh pada penambahan berat badan. Jadi, memang kalau kurang tidur itu bisa menyebabkan perut buncit.

Menurut laporan dari Harvard Health Publishing, kurang tidur berhubungan dengan peningkatan kadar hormon ghrelin yang membuat kamu lebih lapar. Pada ujungnya akan menyebabkan penambahan berat badan.

6. Stres
Dikutip dari Healthline, kortisol merupakan hormon yang penting untuk bertahan hidup. Mereka diproduksi oleh kelenjar adrenal atau disebut sebagai "hormon stres".

Stres kronis dapat meningkatkan kadar kortisol Anda. Hal ini dapat meningkatkan keinginan Anda untuk memilih makanan berkalori tinggi demi kenyamanan, yang dapat menyebabkan kelebihan kalori dan penumpukan lemak visceral.

Hasil tinjauan tahun 2018 yang dilakukan oleh N R W Geike, dkk, menyebut bahwa stres kronis juga bisa berkontribusi terhadap kenaikan berat badan dan obesitas secara keseluruhan akibat kurang tidur, menurunkan motivasi untuk melakukan aktivitas fisik, dan meningkatkan hormon lapar.

7. Banyak Merokok
Merokok memang buruk bagi kesehatan, salah satu efek buruknya jug abisa terjadi di perut. Mengutip WebMD, semakin banyak merokok, maka semakin banyak lemak yang tersimpan di perut (dibandingkan di pinggul dan paha).

8. Tidak Melakukan Aktivitas Fisik
Olahraga jadi salah satu kunci kesehatan. Jika tubuh kurang bergerak, proses pembakaran kalori menjadi lebih lambat, sehingga bisa menyebabkan penumpukan lemak tak terkecuali di area perut.

Disarankan untuk melakukan gerakan intensitas sedang selama 30 menit setiap hari. Ini akan membantu membuat lingkar pinggang akan mengecil (dan otot akan membesar), meskipun berat badan tetap sama.

9. Konsumsi Alkohol
Kenapa pemabuk perutnya buncit? Karena alkohol mengandung kalori tinggi, sehingga bisa meningkatkan lemak perut.

Mengutip laman Health, salah satu dampak buruk dari minum alkohol secara berlebihan yaitu peningkatan berat badan karena bisa mempengaruhi hormon yang mengendalikan nafsu makan, rasa lapar, serta stres.

  • Kegiatan Prakerin Siswa Asisten Keperawatan Berakhir, RSUD Sulbar Harap Jadi Bekal Penting dalam Membentuk Karakter
  • Ingin Puskesmas Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat, Wali Kota Makassar Terus Memperkuat Jejaring dan Kualitas Layanan Kesehatan
  • 3 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Otak Lebih Fokus, Salah Satunya Ganti Menu Sarapan
  • Hari Pertama Berkantor, Pemprov Sulbar Buka Pos Pelayanan Balita “Maju Sejahtera”
  • 5 Kebiasaan Kecil yang Bikin Kesehatan Mental Lebih Kuat, Di Antaranya Temukan Makna dan Peran Diri
  • Klinik Terapung RSKD Dadi Meluncur, Perluas Akses Layanan Kesehatan Wilayah Kepulauan di Sulsel

Laporan:Nabilah Kurnia
Editor:Ruslan Amrullah
TAG #Not#Kesehatan#Kesehatan#Perut Buncit#9 Kebiasaan Yang Perlu Di Hindari
BAGI
REKOMENDASI
KINI
  • Targetkan Kemantapan Jalan Makassar 98 Persen di 2026, Wali Kota Dorong Peran Swasta Perkuat Infrastruktur

    Targetkan Kemantapan Jalan Makassar 98 Persen di 2026, Wali Kota Dorong Peran Swasta Perkuat Infrastruktur

  • Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00

    Mardiah Rahmadani Jadi Doktor di Usia 26 Tahun, Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 4,00

  • Gerakan Jumat Bersih, Pemkot Parepare Jadikan Pasar Lakessi Selalu Bersih dan Nyaman Gairahkan Ekonomi 

    Gerakan Jumat Bersih, Pemkot Parepare Jadikan Pasar Lakessi Selalu Bersih dan Nyaman Gairahkan Ekonomi 

  • Kemenag Parepare Raih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada Porseni HAB ke-80 Tingkat Provinsi Sulsel

    Kemenag Parepare Raih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada Porseni HAB ke-80 Tingkat Provinsi Sulsel

  • Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional

    Mess Patriot Transmigrasi Sulbar Segera Dibangun, Jadi Kampus Lapangan Mahasiswa Nasional

  • Tumpukan Sampah Insidentil, DLH Parepare Angkut Sampah 2 Kali Sehari di Area Pasar Lakessi

    Tumpukan Sampah Insidentil, DLH Parepare Angkut Sampah 2 Kali Sehari di Area Pasar Lakessi

  • TOPIK

  • POPULAR

      Kunjungi RSUD Ako, Bupati Pasangkayu Pantau Penambahan Bangunan
    1. Kunjungi RSUD Ako, Bupati Pasangkayu Pantau Penambahan Bangunan
    2. Demi Percepatan Penurunan Stunting, Gubernur Sulbar Minta Layanan Rujukan Dibuka di Lima Kabupaten
    3. Perkuat Kolaborasi JKN, BPKPD Sulbar Hadiri Forum Evaluasi dan Terima Penghargaan Apresiasi Komitmen Pemda Kedeputian Wilayah IX Tahun 2025
    4. Pemprov Sulbar Perkuat Intervensi Stunting Lewat Program PASTI PADU
    5. Gubernur Suhardi Duka Launching Pelayanan Rujukan Stunting Terpadu di RSUD Mamuju
  • Dapat berita terbaru dari kami
    contoh: example@email.com
    Ikuti kami di social

artikel
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • SITEMAP

2021 © PT. Artikel Media Nusantara - All Rights Reserved.